Home NEWS TARAKAN Yusuf SK Menilai Biasa Soal Anggapan Dirinya Jadi Pahlawan Kesiangan
TARAKAN - Semakin dekatnya pembentukan Kaltara, anggapan miring pun terus bergulir. Mulai dari anggapan ibukota di kota Tarakan dan bukan di kabupaten Bulungan. Kini beberapa nama dalam kepengurusan Masyarakat Kaltara Bersatu (MKB), disebut-sebut bakal menjadi pahlawan dan memuluskan jalan menuju Pemilihan Gubernur Kaltara mendatang.
Saat dikonfirmasi, Ketua MKB mengatakan, dirinya menilai biasa soal tanggapan miring tentang dirinya. Baik mengenai pahlawan kesiangan atau tiket masuk menuju Pilgub Kaltara mendatang.
”Saya anggap biasa saja, tidak masalah, tapi harus disadari perjuangan pembentukan Kaltara menjadi tanggung jawab kita bersama” ujarnya kepada Reporter Grass FM Tarakan kemarin, minggu (20/02/2010).

Menurutnya, perjuangan Kaltara menjadi tanggung jawab bersama yang di mulai dari kumpulan mahasiswa seKalimantan Timur, Jawa Timur dan lainnya. Dan bukan menjadi proyek atau design para elite politik. “Ini sudah diserukan beberapa tahun lalu, dan bukan karena kepentingan elite politik” ucapnya menambahkan.

Dirinya menjelaskan, anggapan tersebut sudah lama bergulir dan beberapa orang dalam forum kaltara disebut-sebut sebagai pahlawan. Seperti Sekretaris dalam MKB Drs. Philipus, tokoh lainnya seperti Hartono Sucipto, Arsyah Talib, Jalil Fatah dan dirinya. “Memang orang-orang ini sudah disebut-sebut seperti itu” ucapnya.

Yusuf menghimbau, agar kelompok yang menyerukan suara sumbang tersebut, dapat sadar karena terbentuknya Kaltara dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. “Saya harap suara-suara sumbang tersebut bisa sadar, bahwa Kaltara ini sangat penting untuk kita semua” ucapnya. (yko-grass fm tarakan)

 
Banner