Yusuf SK Buka Strategi Skenario Keluarnya Ampres Kaltara
TARAKAN - Ketua Masyarakat Kaltara Bersatu (MKB) Yusuf Serang Kasim, mengaku sudah menyusun skenario untuk memuluskan terbitnya Amandemen Presiden (Ampres). Menurutnya, tanpa Ampres, Rancangan Undang undang (RUU) tidak akan disusun. Dan dengan RUU, akan disahkan UU oleh DPR/MPR RI.
“Memang dalam aturannya, Ampres harus diterbitkan dulu sebelum RUU dan UU” ujarnya kepada Reporter Grass FM Tarakan, di kediamannya.
Lebih lanjut Yusuf mengatakan, dalam waktu dekat ada tim dari DPD/DPR RI yang akan bertemu Gubernur Kaltim dan Ketua DPRD Kaltim. Setelah itu, pada 7 Maret 2010 mendatang tim langsung menuju 4 wilayah, yaitu Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, Sebatik-Nunukan dan Tawau Malaysia, dimana kunjungan ke Tawau-Malaysia akan dijadikan perbandingan dengan Sebatik-Nunukan. “Tawau dan Sebatik akan menjadi bahan perbandingan, baik dari segi infrastruktur hingga masyarakatnya” ujar mantan Walikota Tarakan ini menjelaskan.
Yusuf mengungkapkan, laporan hasil kunjungan DPD/DPR RI ke wilayah Kaltara, akan dibahas dalam Sidang Paripurna DPR RI pada 15 maret 2010 mendatang. “Hasil kunjungan tersebut, nanti akan dibahas dalam Sidang Paripurna“ ucapnya.
Nantinya Komisi 2 DPR RI, juga akan menyampaikan laporan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri), serta Presiden Susilo Bambang Yudoyono. Dan dipastikan Amandemen Presiden, (Ampres) dapat diterbitkan segera. ”Strategi kita seperti itu untuk keluarnya Ampres” ucapnya. (yko-grass fm tarakan)
| < Prev | Next > |
|---|
