Peresmian Pelabuhan Feri Terkendala Soal Administrasi
TARAKAN - Peresmian Pelabuhan Feri Juata Laut, yang direncanakan saat kunjungan Gubernur Kaltim Awang faroeq beberapa waktu lalu. Terkendala dengan persoalan administrasi yang belum dilengkapi, dari Pemerintah Pusat dan Provinsi.
Wakil Walikota Tarakan Suhardjo mengatakan, pembangunan pelabuhan Feri Juata Laut yang menggunakan APBN melalui Pemerintah Provinsi Kaltim. Tidak dapat diresmikan, sebelum proses administrasi tersebut selesai. Seperti berita acara penyerahan aset pemerintah pusat ke Provinsi.
“Berita acaranya harus jelas, karena ini kan menggunakan APBN, jadi Gubernur juga harus ada rekomendasi mengenai penyerahan aset tersebut” ucapnya kepada Reporter Grass FM Tarakan tadi pagi rabu, (10/03/2010) di kantor Walikota Tarakan.
Menurutnya, berita acara tersebut memuat penyerahan aset milik pemerintah pusat pada pemerintah daerah. “Penyerahan aset tersebut, memuat penyerahan aset dari pusat ke daerah” jelasnya.
Suhardjo menambahkan, rencananya pada 17 maret 2010 mendatang Pelabuhan Feri Juata Laut akan diresmikan, oleh Gubernur Kaltim Awang Faroeq. “Jika tidak ada halangan, Gubernur sendiri yang akan meresmikan lagi” ucapnya menjelaskan.
Saat ini, Pemkot Tarakan masih menunggu koordinasi dari protokol Pemprov Kaltim dalam jadwal kunjungan Gubernur Kaltim Awang Faroeq ke Kota Tarakan. “Kita masih menunggu koordinasi dari provinsi, kapan waktunya tapi menurut informasi memang tanggal 17 ini” ucapnya mengakhiri.
Pelabuhan Feri Juata Laut, yang melayani rute Tarakan - Toli toli sudah siap dari fisik gedung hingga kapal julung-julung, untuk peresmian. Dan Dinas Perhubungan Laut sudah melakukan sejumlah persiapan, guna melayani masyarakat yang ingin bepergian. Sementara Perda Retribusi tiket, belum di sahkan oleh DPRD Kota Tarakan. "Kalau urusan Perda itu, kita akan mengikuti biaya retribusi dari Pelabuhan Malundung, dan untuk biaya tiket bukan kita yang mengaturnya", ucap Suhardjo menjelaskan. (yko – grass fm tarakan)
| < Prev | Next > |
|---|